Beranda > Uncategorized > Mengapa Pemerintah Indonesia Tidak Melarang Pornografi Internet?

Mengapa Pemerintah Indonesia Tidak Melarang Pornografi Internet?


UU Anti Pornografi memang ada di UU ITE tetapi mengapa pemerintah tidak menjalankannya secara serius? Benarkan uang yang miliran menyebabkan pornografi tidak bisa dibendung? Padahal sangat mudah sekali memberantas pornografi di Internet tapi barusan di TV saya lihat para “pakar IT” mengatakan susah, aneh sekali!

Project anti pornografi seperti Nawala terbukti tidak efektif karena mudah sekali dijebol. Beberapa waktu yang lalu saya sempat bertemu dengan seorang yang bilang internetnya sudah aman dari pronografi karena router sudah diset memakai Nawala, kenyataannya dalam waktu sekejap saya berhasil membobolnya. Mengapa? Karena celah-celah yang masih disisakan oleh pemerintah selaku penguasa internet Indonesia. (Note: Cara jebolnya tidak ditulis agar tidak disalah-gunakan).

Pornografi terbukti memberi masukan yang sangat besar pada ISP, puluhan bahkan ribuan MB b/w terpakai oleh pornografi yang berarti pemasukan bagi ISP juga.

Andai saya punya kesempatan untuk menjadi semacam staf ahli pemberatas pornografi Internet maka akan saya bungkam semua jalur-jalur pornografi sehingga tidak bisa lagi dibuka via Internet! But … money is the king! Jutaan dollar melapisi jalan pornografi sehingga tidak boleh ditutup meskipun bisa. Kecuali masih ada pemimpin yang tetap berpegang teguh pada agama, soleh dan jujur maka blokir terhadap pornografi bisa diterapkan!

Secara teknis penutupan pornografi internet ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 bulan.

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: