Beranda > Uncategorized > Indonesia Mencari Bakat (IMB) – Kompetisi Yang Tidak Fair?

Indonesia Mencari Bakat (IMB) – Kompetisi Yang Tidak Fair?


IMB (Indonesia Mencari Bakat) muncul setelah American Got Talent ramai. Yang menarik dari IMB ini menurut saya adalah hak dewan juri untuk “menyelamatkan” peserta yang tidak lolos. Peserta tidak lolos karena memang dukungan warga Indonesia terhadapnya kurang, dengan kata lain peserta tersebut bakatnya tidak menarik bagi warga Indonesia. Ironis memang: tidak disukai tetapi diselamatkan oleh dewan juri.
Hal demikian sangat menodai sebuah kegiatan mencari bakat. Memang pendapat kita berbeda tetapi pendapat mayoritaslah yang harusnya dimenangkan bukan pendapat dewan juri. Seperti misalnya seorang penjual mie di Banjarmasin dan nasi goreng di Malang, kedua rumah makan ini sangat digemari orang meskipun secara sudut pandang dewan juri “ahli masak” mereka tidak memenuhi kriteria. Tempat jualan keduanya sangat sederhana, tidak representative. Penjual mie jualan di rumah biasa dengan kursi kayu panjang ala kadarnya, menggunakan tungku arang yang tidak praktis. Sedangakn penjual nasi goreng di pasar dengan kursi plastik ala kadarnya.

Ironisnya dewan juri bahkan sudah menetapkan pemenang ketiga dengan keputusan yang disahkan oleh notaris. Sehingga pemenang ketiga tersebut tidak terpengaruh meskipun warga Indonesia tidak menyukai bakatnya!

Kompetisi memang kadang tidak fair, tetapi menetapkan langsung pemenang setelah meminta warga Indonesia memberikan pilihan melalui SMS, sangatlah kasar. Hal ini ibarat koruptor yang sudah ditangkap KPK kemudian diberikan grasi oleh presiden SBY, mengapa grasi harus diberikan ke koruptor? Mengapa tidak maling ayam saja diberi grasi?

Teman, inilah hidup. Kita masih di dunia bukan di surga. Tetapi janganlah semangat perjuangan kita padam. Jika Tuhan masih ada, masih mendengarkan umatnya maka kans orang baik pasti ada, sehingga keadilan juga ada. Tidak akan ada lagi pemenang yang dikalahkan, tidak ada lagi koruptor yang diberi grasi. Jika Tuhan ………

  1. irna
    September 27, 2010 pukul 7:16 am

    aku setuju,dengan hak penyelamatan dewanjuri emang tidak fair,peserta yang seharusnnya tersingkir masih lolos,inimematikanjalan bagi peserta yang sebekumnya lolos jadi tersingkir,akujuga kecewa dengan keluarnya Hudson, yang benar benar berbakat malah tersingkir piye jo, apapun Hudson aku tetap mendukung mu,kamu telah membaggakan indonesia,bravo Hudson, bagiku kau adalah pemenangnya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: