Beranda > HDD > Cara Mounting LVM

Cara Mounting LVM


Secara default umumnya Linux menggunakan LVM saat ini. Mengapa LVM? Apa keuntungannya?

LVM lebih rumit dibandingkan dengan Volume biasa (sda, sda1, dan seterusnya). Resiko kerusakannya juga lebih tinggi karena ada layer tambahan antara aplikasi dengan data yang diakses. Tapi LVM mempunyai keuntungan, yaitu bisa menggabungkan beberapa Physical Volume (PV).

Agar anda lebih mengerti maka berikut ini saya berikan contoh:

Misal anda punya 2 hdd dibagi (secara physical) menjadi:

/dev/sda1, /dev/sda2 dan /dev/sdb1

Bayangkan jika isi /dev/sda1 sudah penuh. Maka bagaimana cara anda memperbesarnya? Ganti harddisk atau menghapus /dev/sda2 sehingga spacenya bisa dipakai oleh /dev/sda1. Tapi …. ada cara lain, yaitu membuat Volume Group yang menggabungkan /dev/sda1 dan /dev/sda2!

Bahkan VG bisa dibentuk dari HDD lain, dalam contoh ini adalah: /dev/sdb1. Hebat khan?

Beberapa command penting LVM:
– vgscan

– lgscan

– vgchange VolGroup01 -a y

– mount /dev/VolGroup00/LogVol00 /mnt/VolGroup00/LogVol00

Sekilas LVM, semoga bermanfaat.

NOTE: tulisan ini dipersembahkan untuk newbie yang bertanya kemarin tentang LVM. Semoga membantu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: